
Daftar Isi
Apa itu batu kandung kemih?
Mengapa batu kandung kemih bisa terbentuk?
Jangan abaikan gangguan buang air kecil
Jakarta, antabusex Indonesia
—
Dokter
di Sri Lanka mengeluarkan batu kandung
kemih
berukuran tidak biasa dari seorang pria berusia 55 tahun.
Batu
tersebut memiliki berat 3,1 kilogram dan panjang sekitar 17 sentimeter.
Operasi dilakukan di Trincomalee District General Hospital oleh tim dokter spesialis yang dipimpin ahli urologi Pragaladhan Balakrishnan.
Batu tersebut disebut memiliki ukuran kurang lebih seperti telur burung unta dan bobot yang menyerupai berat bayi baru lahir. Para dokter menduga batu itu bisa menjadi salah satu batu kandung kemih terbesar yang pernah diangkat melalui operasi dan terdokumentasi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, klaim tersebut masih membutuhkan verifikasi resmi. Mengutip
NDTV
Life, Balakrishnan mengatakan berdasarkan catatan yang tersedia, batu tersebut merupakan yang terbesar yang pernah didokumentasikan dan dikeluarkan melalui prosedur operasi.
Ia juga mengatakan kondisi pasien setelah menjalani operasi berada dalam keadaan sangat baik. Pasien sebelumnya menjalani perawatan di rumah sakit setelah mengalami stroke. Selama dirawat, dokter menemukan bahwa pasien mengalami kesulitan buang air kecil.
Pemeriksaan lebih lanjut kemudian menunjukkan adanya batu berukuran sangat besar di dalam kandung kemih.
Apa itu batu kandung kemih?
Batu kandung kemih merupakan massa keras yang terbentuk ketika mineral dalam urine yang terkonsentrasi mengkristal di dalam kandung kemih.
Dalam kondisi normal, kandung kemih akan mengosongkan urine secara sempurna saat seseorang buang air kecil. Namun, ketika urine tidak dapat keluar seluruhnya, mineral dapat tertinggal dan perlahan menempel satu sama lain hingga membentuk batu.
Batu berukuran kecil terkadang dapat keluar melalui saluran kemih tanpa memerlukan penanganan khusus. Sebaliknya, batu yang lebih besar dapat menyebabkan iritasi, nyeri, hingga mengganggu aliran urine.
Batu kandung kemih dengan ukuran lebih dari 4 sentimeter umumnya sudah dikategorikan sebagai batu raksasa. Dengan ukuran sekitar 17 sentimeter, batu yang ditemukan pada pasien di Sri Lanka tersebut tergolong sangat besar.
Mengapa batu kandung kemih bisa terbentuk?
Salah satu faktor utama pembentukan batu kandung kemih adalah kondisi yang membuat kandung kemih tidak dapat mengosongkan urine secara sempurna. Beberapa kondisi yang dapat meningkatkan risikonya antara lain pembesaran prostat, sumbatan saluran kemih, infeksi saluran kemih berulang, serta gangguan saraf yang mengendalikan fungsi kandung kemih.
Penggunaan kateter urine dalam jangka panjang juga dapat meningkatkan risiko terbentuknya batu. Ketika urine terus tertahan di dalam kandung kemih, mineral di dalamnya memiliki lebih banyak waktu untuk mengkristal. Kristal tersebut kemudian dapat saling menempel dan perlahan membentuk massa yang semakin besar.
Batu kandung kemih berukuran kecil terkadang tidak menimbulkan gejala yang jelas. Namun, seiring ukurannya membesar, sejumlah keluhan dapat muncul. Gejala yang perlu diperhatikan antara lain:
• Nyeri atau sensasi terbakar saat buang air kecil
• Sulit memulai atau mempertahankan aliran urine
• Aliran urine lemah atau terputus-putus
• Lebih sering atau tiba-tiba ingin buang air kecil
• Darah dalam urine
• Nyeri di bagian bawah perut
• Kesulitan mengeluarkan urine
Keluhan tersebut tidak selalu berarti seseorang mengalami batu kandung kemih. Namun, jika terjadi berulang atau semakin berat, pemeriksaan medis diperlukan untuk mengetahui penyebabnya.
Jangan abaikan gangguan buang air kecil
Kasus batu kandung kemih berukuran 17 sentimeter tersebut menunjukkan pentingnya tidak mengabaikan gangguan saat buang air kecil. Batu kandung kemih umumnya tidak tumbuh hingga berukuran sangat besar apabila ditemukan dan ditangani lebih awal.
Selain mengatasi batunya, dokter juga perlu mencari penyebab yang membuat kandung kemih tidak dapat mengosongkan urine secara optimal. Penanganan penyebab tersebut penting untuk mengurangi risiko batu kembali terbentuk.
Dokter yang menangani kasus di Sri Lanka meyakini batu seberat 3,1 kilogram itu berpotensi menjadi batu kandung kemih terbesar yang pernah diangkat melalui operasi dan terdokumentasi. Meski demikian, klaim tersebut belum mendapatkan konfirmasi resmi.
Sebagai pembanding, Guinness World Records sebelumnya mencatat batu kandung kemih yang dikeluarkan dari seorang pasien di Brasil pada 2003 sebagai yang terbesar dalam catatan mereka. Batu tersebut memiliki berat 1,9 kilogram dan panjang 17,9 sentimeter.
(tis/tis)
Baca lagi: Resmi Lepas Gelar, Pangeran Harry dan Meghan Jadi Rakyat Biasa
Baca lagi: TransJakarta Minta Maaf Sekaligus Klarifikasi Soal Sopir Ugal-ugalan
Baca lagi: FOTO: Pesona Robert Pattinson Hadiri Premier Primetime di Venesia




5 Responses
untung88 situs resmi terpercaya paling mudah win
Ulasan yang sangat matang dan objektif mengenai perbedaan nilai investasi antara domain .com dan TLD baru yang makin populer belakangan ini. https://dara88lingua.xyz
Nilai ekonomi sebuah domain memang sangat tergantung pada seberapa relevan kata kunci tersebut dengan tren industri yang sedang berkembang. https://profit88.help
Format daftar periksa (checklist) tersirat di artikel ini sangat memudahkan implementasi di lapangan. Terima kasih sudah menyajikannya dengan sangat praktis! https://untung88rampage.xyz
Konten yang sangat bernilai tinggi. Semoga penulis terus konsisten membagikan perspektif-perspektif tajam seperti ini di masa mendatang. httpsL//fins88a.help