Karies pada Anak, Murni Disebabkan Genetik? Ini Penjelasan Dokter

Daftar Isi

Benarkah karies bisa diturunkan dari orang tua?

Makanan manis ikut mempercepat karies

Bisa dicegah dengan fluoride

Jakarta, antabusex Indonesia

—

Karies atau

gigi

berlubang pada

anak

kerap dikaitkan dengan faktor keturunan. Jika

orang tua

memiliki riwayat gigi berlubang, anak pun dianggap lebih berisiko mengalami kondisi serupa.

Padahal, faktor genetik bukan satu-satunya penyebab. Bakteri yang berpindah dari orang tua, kebiasaan menyikat gigi, hingga jenis dan frekuensi makanan yang dikonsumsi anak turut berperan dalam munculnya karies.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dokter spesialis gigi dan mulut Mayapada Hospital Kurnia Dwi Wulan mengatakan, karies merupakan kondisi yang dipengaruhi oleh banyak faktor, bukan hanya keturunan.

“Jadi ada tiga faktor, dari bakterinya itu sendiri, dari kebiasaannya, dan dari frekuensi jumlah makanannya,” kata Kurnia di Jakarta, Jumat (4/9).

Benarkah karies bisa diturunkan dari orang tua?

Ada alasan mengapa karies pada anak terkadang terlihat seperti diturunkan dari orang tua. Salah satunya berkaitan dengan perpindahan bakteri dari orang tua ke anak.

Kurnia mengatakan, perpindahan bakteri dapat terjadi melalui kebiasaan sederhana yang mungkin tidak disadari orang tua, misalnya mencicipi makanan anak sebelum diberikan.

“Biasanya ibu-ibu suka mencicipkan (atau meniup) makanannya. Itu secara tidak langsung, karena takut kepanasan, sudah ada transfer bakteri,” ujarnya.

Pola bakteri di rongga mulut anak kemudian dapat memiliki kemiripan dengan orang tua. Hal inilah yang mungkin membuat karies terlihat seperti berkaitan dengan faktor genetik. Meski begitu, menurut Kurnia, karies tidak bisa disebabkan oleh faktor genetik saja.

Makanan manis ikut mempercepat karies

Selain bakteri, pola makan anak juga menjadi faktor penting. Makanan yang mengandung gula dan karbohidrat dapat menjadi sumber makanan bagi bakteri di dalam mulut. Risikonya dapat semakin besar jika anak terlalu sering mengonsumsi makanan atau minuman manis.

“Biasanya makanannya jenisnya apa, manis-manis, karbohidrat itu sudah termasuk makanan bakteri,” kata Kurnia.

Kebiasaan menyikat gigi juga tidak kalah penting. Sisa makanan yang tidak dibersihkan dengan baik dapat tertinggal di permukaan gigi dan ikut meningkatkan risiko karies.

Faktor lain yang sering luput diperhatikan adalah bentuk permukaan gigi, terutama gigi geraham. Gigi geraham memiliki lekukan-lekukan pada permukaannya. Bagian tersebut terkadang terlewat ketika anak menyikat gigi sehingga sisa makanan dapat lebih mudah menumpuk.

“Lekukan-lekukan ini suka terlewat kalau lagi sikat gigi. Itu juga salah satu faktor yang menyebabkan gigi karies karena makanan sering

nyelip

di sana,” ujarnya.

Ketika kondisi tersebut bertemu dengan kebiasaan menyikat gigi yang kurang baik dan konsumsi makanan manis yang terlalu sering, proses terjadinya karies dapat berlangsung lebih cepat.

Bisa dicegah dengan fluoride

Salah satu perawatan yang dapat diberikan untuk membantu mencegah karies adalah

topical fluoride

atau zat yang mengandung fluoride yang dioleskan ke permukaan gigi. Perawatan ini bertujuan membantu memperkuat enamel atau lapisan terluar gigi.

”

Topical fluoride

itu dengan harapan gigi anak itu makin kuat,” kata Kurnia.

Pemberian

topical fluoride

juga tidak terbatas untuk anak. Orang dewasa dapat memperoleh perawatan serupa untuk membantu memperkuat lapisan enamel, sesuai dengan kondisi giginya.

Meski begitu, perawatan

fluoride

tetap perlu diiringi kebiasaan menjaga kebersihan gigi. Menyikat gigi secara rutin dan benar, membatasi frekuensi konsumsi makanan atau minuman manis, serta melakukan pemeriksaan gigi secara berkala tetap menjadi bagian penting dalam mencegah karies.

Jadi, ketika anak mengalami gigi berlubang, jangan langsung menganggap penyebabnya adalah keturunan. Ada banyak faktor yang bisa ikut bermain, mulai dari bakteri, pola makan, kebiasaan menyikat gigi, hingga bentuk permukaan gigi.

(anm/anm/asr)

Baca lagi: Dapat Spektrum Baru, XLSmart Perluas Target 5G ke 101 Kota

Baca lagi: Operasi Khusus India, Lebih dari 3.800 Pekerja Anak Diselamatkan

Baca lagi: Inggris Marah Anak Netanyahu Komentari Sengketa London vs Argentina

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kamu mungkin juga menyukai: